
Kamu pasti pernah merasakan saat pulang dari pantai atau aktivitas outdoor, tiba-tiba kulit menjadi merah, perih, dan panas seperti habis dibakar? Yup, itu namanya sunburn atau kulit terbakar matahari. Rasanya memang tidak nyaman, dan seringkali kita panik mencari tahu apa yang harus dilakukan.
Key Takeaways
Kabar baiknya, ada banyak cara alami yang bisa kamu lakukan sendiri di rumah untuk meredakan rasa tidak nyaman itu. Sebagai Young Living Essential Oil Enthusiasts, Oils2Hope akan bahas tuntas mulai dari penyebabnya sampai 5 cara ampuh mengatasi kulit terbakar matahari secara alami. Yuk, disimak!

Sebelum kita bahas lebih lanjut tentang bagaimana cara mengatasi kulit terbakar matahari, perlu kita ketahui terlebih dahulu penyebab dari kulit terbakar matahari. Pada dasarnya, sinar matahari mengandung dua jenis sinar UV atau Ultraviolet, yaitu UVA dan UVB. Kedua jenis sinar UV ini seringkali menjadi penyebab dari kulit terbakar matahari atau sunburn
Ketika kulit terpapar sinar UVB terlalu lama tanpa perlindungan yang cukup, lapisan epidermis kulit yang menjadi lapisan terluar kulit akan mengalami kerusakan. Hal ini direspons oleh sistem imun tubuh dengan mengirimkan lebih banyak darah ke area tersebut sehingga kulit menjadi kemerahan dan terasa perih.
Selain itu, ada beberapa kondisi yang membuat kulit lebih rentan terbakar matahari, antara lain seperti tidak menggunakan sunscreen sebelum beraktivitas di luar ruangan, terlalu lama di bawah sinar matahari secara langsung, hingga berada di tempat yang memantulkan sinar matahari seperti pantai atau kolam renang.
Keadaan kulit juga dapat menjadi penyebab sunburn, seperti jenis kulit yang lebih terang karena mengandung lebih sedikit melamin untuk melindungi kulit serta lupa menggunakan sunscreen setelah terkena air saat terkena paparan sinar matahari.
Tanda-tanda kulit yang terbakar matahari biasanya mulai muncul sekitar 2 sampai 6 jam setelah paparan, dan mencapai puncaknya dalam 12 sampai 24 jam kemudian.
Gejala umum sunburn yang perlu kamu waspadai:
Kulit terbakar matahari memiliki konsekuensi secara jangka pendek hingga jangka panjang. Mulai dari warna kulit yang menggelap hingga dapat memicu kesehatan kulit seperti kanker kulit dapat disebabkan oleh sunburn. Oleh karena itu, kamu perlu tahu cara untuk mengatasi kulit terbakar sinar matahari
Untuk membantu mengurangi efek radang dan rasa perih pada kulit yang terbakar sinar matahari, kamu bisa melakukan kompres dingin ke bagian kulit yang terbakar atau terlihat seperti ada luka bakar selama beberapa menit.
Caranya, ambil handuk lalu rendam ke dalam air dingin selama beberapa detik. Kemudian, angkat handuk dan peras untuk mengeluarkan air yang terperangkap dalam handuk. Selanjutnya, letakkan handuk ke area kulit yang terbakar sinar matahari selama 10 hingga 15 menit. Jika sudah, kamu bisa mengulangi langkah tersebut sesuai kebutuhan.
Satu hal penting yang perlu diingat: jangan tempelkan es batu langsung ke kulit. Suhu yang terlalu ekstrem justru bisa memperparah kerusakan jaringan kulit yang sudah sensitif. Jika ingin menggunakan es batu, selalu lapisi es dengan kain atau handuk dulu sebelum menempelkannya ke kulit.
Ternyata, lidah buaya juga bisa menjadi solusi untuk membantu mengatasi sunburn akibat kulit terpapar sinar matahari. Dilansir dari Healthline, Lidah buaya atau aloe vera merupakan bahan alami yang mengandung asam lemak linoleat dan enzim bradikinin, yang mana keduanya memiliki kemampuan untuk memberikan efek menenangkan dan mengurangi peradangan pada kulit terbakar. Selain itu, lidah buaya juga punya sifat antibakteri dan antiinflamasi yang membantu mempercepat proses pemulihan kulit.
Kalau kamu memiliki tanaman lidah buaya di rumah, kamu bisa potong salah satu daunnya, kemudian ambil bagian gel atau bagian bening di dalam daun, lalu oleskan langsung gel tersebut ke kulit yang terbakar.
Mandi dengan air dingin adalah salah satu cara paling simpel tapi efektif untuk mengatasi kulit terbakar matahari. Air dingin membantu menurunkan suhu tubuh secara keseluruhan dan meredakan sensasi panas yang terasa di seluruh kulit.
Berikut hal yang perlu kamu perhatikan saat mandi air dingin. Kamu wajib hindari air hangat atau panas karena bisa memperburuk iritasi dan membuat kulit semakin kering. Kemudian, pilih sabun yang lembut, bebas pewangi keras, dan tanpa kandungan alkohol atau SLS. Lalu setelah mandi, jangan digosok saat mengeringkan badan. Tepuk-tepuk perlahan menggunakan handuk yang lembut. Kemudian, segera oleskan pelembap kulit ringan dan lembut setelah mandi.
Dehidrasi juga turut menjadi salah satu risiko apabila kamu mengalami sunburn. Hal ini karena sunburn juga bisa membuat tubuh kehilangan banyak cairan dari dalam karena tubuh secara otomatis mengirimkan lebih banyak cairan ke area yang meradang untuk membantu proses pemulihan.
Itulah kenapa memperbanyak minum air mineral adalah langkah yang wajib dilakukan bersamaan dengan perawatan dari luar. Ketika tubuh terhidrasi dengan baik, kulit akan mendapat cukup pasokan nutrisi dan cairan untuk memulihkan diri lebih cepat.
Selain bahan-bahan alami yang bisa kamu temukan di dapur atau kebun, ada juga produk perawatan kulit yang diformulasikan khusus untuk meredakan sunburn, salah satunya adalah LavaDerm After-Sun Spray dari Young Living.
LavaDerm After-Sun Spray diformulasikan khusus untuk menenangkan dan mendinginkan kulit yang terbakar, berkat kandungan menthol alami dari tanaman mint yang memberikan sensasi sejuk langsung saat disemprotkan. Kemudian, kandungan aloe vera, minyak esensial Lavender, Helichrysum, dan Northern Lights Black Spruce juga bekerja sama untuk melembapkan kulit secara mendalam sehingga membantu mencegah kulit mengelupas dan meninggalkan kulit terasa lebih lembut dan halus.
Dari penelitian yang sudah diterbitkan oleh International Journal of Science Academic Research, Helichrysum dalam essential oil ternyata memiliki berbagai kebaikan yang dapat dirasakan oleh kulit. Salah satunya adalah untuk membantu meredakan kulit terbakar berkat sifat antiradang dan antimikroba.
Cara pakainya pun sangat praktis. Cukup semprotkan langsung ke area kulit yang terkena sunburn hingga 4 kali sehari. Formatnya yang berupa spray memudahkan kamu mengaplikasikannya tanpa perlu menyentuh langsung kulit yang sedang perih dan sensitif.
Itu tadi beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk membantu meredakan kulit yang terbakar akibat paparan sinar matahari. Kamu bisa lakukan beberapa langkah tersebut. Kamu juga bisa dapatkan langsung produk LavaDerm After-Sun Spray hanya di Oils2Hope!
Sebagai Young Living Essential Oil Enthusiasts, Oils2Hope berkomitmen untuk memberikan edukasi tentang solusi alami untuk mendukung dalam menjaga kesehatan. Kamu bisa dapatkan produk-produk dari Young Living hanya di Oils2Hope.
Baca juga: Mengenal Ravintsara Oil dari Tanaman Tropis Eksotis